HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar
Banner Ad Space

#Justiceforaudrey, Trend Siswi Smp Dikeroyok 12 Siswi Sma Di Pontianak

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

justice-for-audrey-doktersehat
Photo Source: Twitter/itsyaboiai

DokterSehat.Com– Belakangan ini di media umum Twitter sedang menggema tagar #JusticeForAudrey yg diunggah oleh akun Twitter @syarifahmelinda. Kasusnya menimpa siswi SMPN 17 Pontianak, Kalimantan Barat berusia 14 tahun berjulukan AU yg menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan 12 siswi aneka jenis Sekolah Menengan Atas di Pontianak. Seperti apa kejadiannya dan imbas dari segi medis?

Siswi SMP Dikeroyok 12 Siswa SMA di Pontianak

Kabid Humas Polda Kalbar Komisaris Besar Dony menyebut masalah ini memang benar-benar terjadi, tepatnya pada 29 Maret 2019. Saat ini, AU masih dirawat di rumah sakit dan tiga orang telah menjadi terduga pelaku pengeroyokan ini.

Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kalimantan Barat menyebut persoalan ini diawali oleh saling komentar di media sosial. Sebenarnya, AU bukanlah target penganiayaan 12 pelaku, melainkan abang sepupunya. Menurut Wakil Ketua KPPAD Kalbar, Tumbur Manalu, kakak sepupu AU yakni mantan pacar salah satu pelaku penganiayaan.

“Sebenarnya, seluruh pelaku ini yakni teman dari kakak sepupunya. Mereka memakai korban bagi memancing kakaknya keluar dari rumah. Korban dijemput di rumah neneknya yg ada di Jalan Cendrawasih pada pukul 14.00 WITA,” ungkap Manalu.

Para pelaku ini meminta AU buat berjumpa dengan PO, abang sepupunya. AU tak menyadari bahwa dirinya mulai dianiaya di Jalan Sulawesi dan Taman Akcaya. Pelaku utama penganiyaan yakni tiga orang dan dibantu oleh 9 orang temannya.

“Kepala korban dibenturkan ke aspal. Perut korban juga ditendang berkali-kali. Korban juga dicekik dan disiram air secara bergantian. Wajah korban yang ditendang mengalami perdarahan dalam hidung. Kepalanya juga mengalami benjolan. Bahkan, pelaku bermaksud menghancurkan keperawanan korban dengan cara melukai organ vitalnya,” lanjut Manalu.

Akibat hal ini, AU juga mengalami syok dada dan kerusakan organ intim. Ad interim itu, para pelaku kini sedang menjalani investigasi oleh petugas kepolisian.

Apa itu Trauma Dada?

Trauma dada membuat tulang rangka dada mengalami kerusakan akibat benturan pada dada.

Penyebabnya bisa berupa benturan benda tumpul atau benda tajam. Selain kerusakan pada tulang dada baik itu patah atau retak, beberapa organ dalam seperti jantung dan paru-paru juga rentan mengalami cedera atau kerusakan.

Jika hingga hal ini terjadi, korban bisa mengalami sensasi nyeri saat bernapas, utamanya dikala menarik napas, tertawa, atau batuk. Mengingat hal ini tentu sangat mengusik, pakar kesehatan menyarankan korban untuk secepatnya menerima penanganan medis yg sempurna supaya mampu mengatasinya.

Ahli kesehatan menyebut syok dada dapat pulih selama beberapa ahad. Hanya saja, bila gejalanya cukup parah, mampu jadi proses pemulihannya lebih lama. Penanganan keadaan ini juga bisa berupa operasi. Selain itu, korban biasanya juga diminta untuk melaksanakan rawat inap di rumah sakit semoga kondisinya bisa betul-betul pulih dengan baik.

Cara Menghilangkan Trauma Bullying

Selain stress berat dada dan cedera yang yang lain, AU juga rentan mengalami trauma bullying.

Hal ini dapat menyebabkan dampak jelek layaknya rasa tak percaya diri, takut dengan lingkungan baru, hingga mengakibatkan frustasi atau kenaikan risiko terkena bunuh diri.

Jika korban mengalami bullying di usia anak-anak atau akil balig cukup akal, maka tugas dari keluarga, khususnya orang bau tanah sangatlah besar dalam membuat korban kembali berdiri dari persoalan yg menimpanya.

Mendengarkan keluh kesah korban bisa menjadi cara pertama yg dijalankan mengingat hal ini mampu menjadi pelampiasan emosi negatif bagi korban. Setelah korban merasa lebih lega dengan mengeluarkan seluruh ganjalan, mereka bisa akan melewatkan lukanya dan konsentrasi pada keunggulan, minat, dan talenta.

Selain itu, keluarga dan teman-sahabat juga sebaiknya mulai membiasakan korban buat berada di lingkungan yg nyata dan membuatnya senang. Dengan melaksanakan hal ini, maka iktikad diri korban semakin membaik dan mampu mengatasi rasa stress berat yg dialaminya.



Selain selaku media info kesehatan, kita juga membuatkan postingan terkait bisnis.

Posting Komentar
Tutup Iklan
Floating Ad Space