HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar
Banner Ad Space

Hematokrit: Definisi, Nilai Wajar , Dan Nilai Tak Wajar

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

nilai-hematokrit-doktersehat

DokterSehat.Com – Mungkin beberapa di antara kalian terkadang mendengar perumpamaan hematokrit atau Hct. Nilai Hct dinyatakan dalam bentuk persentase dalam hasil laboratorium. Tinggi atau rendahnya nilai Hct apat membantu dokter untuk menegakan suatu diagnosa dan menganggap pertumbuhan pengobatan dari suatu penyakit.

Jika ingin mengenali lebih lanjut ihwal Hct ini, marilah membaca penjelasan ini lebih lanjut. Penjelasan ini berisi hal-hal yg terkait dengan hematokrit seperti tes dan bagaimana cara mengukurnya, nilai normal Hct, dan apa yg terjadi kalau nilai Hct terlalu tinggi atau rendah, dan juga cara menangani kalau kadar hematokrit tak normal.

Apa itu tes Hematokrit (Hct)?

Tes hematokrit (Hct) merupakan suatu tes yg membandingkan proporsi sel darah merah dengan volume segala unsur darah (sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma darah) itu sendiri secara serentak.

Tes hematokrit ialah bagian dari investigasi darah lengkap (Complete Blood Count), dan hasilnya dinyatakan dalam bentuk presentase. Sebagai contoh, nilai hematokrit 40% memiliki arti bahwa ada 40 mililiter sel darah merah dalam 100 mililiter darah. Tes hematokrit lazimdilaksanakan untuk melaksanakan pengujian anemia, leukimia, dan kekurangan gizi

Prosedur investigasi hematokrit

Sebenarnya, didalam persiapan prosedur pemeriksaan hematokrit tak memerlukan persiapan khusus apapun. Namun, Apabila petugas kesehatan memerlukan dua pemeriksaan yang lain dan membutuhkan sampel darah lebih banyak, ada kemungkinan Anda perlu menjalani puasa selama beberapa jam sebelum tes dilakukan.

Nilai normal hematokrit

Kadar normal hematokrit tidak dipukul rata bagi siapa saja. Kisaran wajar hematokrit dipengaruhi oleh beberapa aspek. Faktor-aspek yg mempengaruhi kadar hematokrit yang normal di antaranya yakni usia dan macam kelamin, kehamilan, ketinggian tempat tinggal, dan tata cara tes hematokrit.

Berikut ini yaitu kadar wajar hematokrit bagi beberapa kategori:

  • Bayi baru lahir: sekitar 50% – 70%
  • Bayi usia 1 minggu: sekitar 37% – 49%
  • Bayi usia 3 bulan: sekitar 30% – 36%
  • Bayi usia 1 tahun: sekitar 28% – 45%
  • Anak-anak : sekitar 36% – 40%
  • Pria sampaumur: sekitar 38% – 50%
  • Wanita cukup umur: sekitar 36% – 46%

Sumber: (Pomorski Uniwersytet Medycznyw Szczecinie)

Nilai hematokrit rendah

Merupakan suatu keadaan dimana kadar Hct seseorang rendah atau dibawah nilai wajar . Kondisi ini bisa ditemukan pada seseorang yang mengalami suatu penyakit tertentu mirip:

1. Anemia

Merupakan suatu keadaan kurangnya volume darah dalam tubuh kami, yang dinyatakan dalam Hb (Haemoglobin). Keadaan ini juga mulai secara langsung memiliki efek pada penurunan nilai Hct dalam badan seseorang. Kondisi anemia yg lain yang juga mempengaruhi penurunan Hct antara lain:

  • Kurang darah defisiensi besi

Merupakan macam anemia yg bekerjasama dengan penurunan kadar zat besi (Fe) dalam Hb, yg dimana telah diterangkan sebelumnya dengan penurunan nilai Hb, juga mulai mengakibatkan penurunan nilai dari Hct.

  • Anemia Megaloblastic

Merupakan anemia yg bekerjasama dengan kurangnya asupan asam folat dan vitamin B12. Sama halnya dengan Fe, kelemahan asam folat dan B12 juga akan menyebabkan penurunan nilai Hb.

2. Penyakit ginjal kronis

Pada pasien-pasien dengan penyakit ginjal kronis, penurunan kadar Hct lazimnya berhubungan dengan penurunan produktifiktas hormon eritropoietin, yg ialah hormon penting didalam pembentukan sel darah.

3. Penyakit sumsum tulang

Sumsum tulang juga ialah salah sesuatu kawasan untuk memproduksi sel darah merah.

4. Penyakit kanker

Pasien dengan penyakit kanker seperti: leukemia, limfoma, atau multiple myeloma juga memberi efek penurunan pada nilai Hct secara tak pribadi.

Nilai hematokrit tinggi

Sebaliknya, nilai Hct yg melebihi nilai wajar atau tinggi juga bisa ditemukan ada orang dengan keadaan:

1. Dehidrasi

Orang-orang yg mengalami kehilangan cairan tubuh umumnya mempunyai nilai hematokrit tinggi. Jika volume cairan badan menurun, maka akan menurunkan volume cairan darah. Hal ini menciptakan perbandingan jumlah volume sel darah merah dengan volume cairan darah meningkat.

Cara mengembalikan nilai normal hematokit kalau Anda kekurangan cairan adalah dengan memperbanyak konsumsi cairan.

2. Penyakit paru

Penyakit paru dapat berakibat pada kemampuan menyerap oksigen ke dalam tubuh. Penurunan absorpsi jumlah oksigen mulai merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak sel darah merah. Hal inilah yang membuat nilai hematokrit tinggi.

3. Penyakit jantung kongenital

Nilai hematokrit tinggi bisa juga terjadi pada seseorang yang mengalami penyakit jantung kongenital. Penyakit jantung kongenital yang membuat kedua sisi jantung terhubung secara tak normal.

Hal tersebut berakibat pada penurunan kadar oksigen di dalam darah. Ketika badan mengalami kekurangan oksigen, maka tubuh mulai mengembangkan jumlah produksi sel darah merah.

4. Polycythemia vera

Polycythemia vera yakni sebuah penyakit langka di mana badan memproduksi sel darah merah secara berlebih. Akibatnya, nilai hematokrit pun menjadi tinggi.

 

Informasi ini telah ditinjau oleh dr. Antonius Hapindra

 

Sumber:

  1. Pomorski Uniwersytet Medycznyw Szczecinie: Hematocrit (Packed Cell Volume – PCV). https://www.pum.edu.pl/__data/assets/file/0008/24110/unit2-medical-Hematocrit.pdf [diakses pada 27 Maret 2019]
  2. Unhas: dr. Mansyur Arif. 2015. Penuntun Praktikum Hematologi. https://med.unhas.ac.id/kedokteran/wp-content/uploads/2015/04/MANUAL-CSL-1-HEMATOLOGI-2.pdf [diakses pada 27 Maret 2019]


Selain selaku media isu kesehatan, kami juga membuatkan postingan terkait bisnis.

Posting Komentar
Tutup Iklan
Floating Ad Space