HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar
Banner Ad Space

Asam Amino: Definisi, Macam, Fungsi, Dan Sumber Makanannya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

jenis-asam-amino-doktersehat

DokterSehat.Com – Tahukah Anda bahwa asam amino yaitu senyawa yang berperan dalam membentuk protein dan diperlukan bagi metabolisme badan? Yuk, pahami definisi, macam asam amino, dan fungsi asam amino melalui klarifikasi ini.

Temukan juga beberapa asupan masakan baik dari sumber hewani maupun sumber nabati yg banyak mengandung asam amino. Informasi ini niscaya berguna sehingga Anda bisa memasukkan asupan sumber asam amino ke dalam menu harian Anda.

Apa Itu Asam Amino?

Asam amino yakni senyawa organik penyusun protein yg mengandung gugus amino (NH2), gugus asam karboksilat (COOH), dan satu gugus lain. Rumus dasar asam amino yaitu NH2CHRCOOH.

Terkadang, asam amino juga disebut dengan asam amino karboksilat. Akan tetapi, orang-orang cukup dengan menyebut asam amino saja. Asam amino ialah senyawa yg sungguh utama bagi organisme termasuk manusia. Oleh alasannya adalah itu, cukup utama buat mempelajari asam amino.

Jenis Asam Amino

Sebenarnya, ada lebih dari 300 jenis asam amino yg terdapat di alam. Namun, hanya 20 jenis asam amino yg yaitu penyusun protein di dalam tubuh manusia dan organisme mamalia lainnya.

Ada dua sudut pandang dalam membagi macam asam amino. Namun, pembagian jenis asam amino yg paling diketahui ialah berdasarkan sisi pembentukannya atau fungsi biologisnya, adalah asam amino nonesensial dan asam amino esensial.

1. Asam amino nonesensial

Asam amino nonsensial adalah macam asam amino yang bisa disintesis di dalam badan lewat proses transaminasi. Beberapa makanan tertentu juga mengandung asam amino nonesensial. Dari 20 asam amino yang ditemukan pada insan, 10 diantaranya merupakan asam amino nonesensial.

Berikut ini yakni nama-nama asam amino nonesensial:

  1. Glisin
  2. Alanin
  3. Serin
  4. Tirosin
  5. Sistein
  6. Sistin
  7. Prolin
  8. Hidroksiprolin
  9. Asam aspartat
  10. Asam glutamat

2. Asam amino esensial

Asam amino esensial adalah jenis asam amino yg tak dapat disintesis di dalam badan dan hanya terdapat di dalam kuliner saja. Anda mesti mengonsumsi kuliner yg mengandung asam amino.

Hal ini dikarenakan selain tidak bisa diproduksi sendiri di dalam tubuh, asam amino esensial ini cukup diharapkan oleh badan di dalam metabolisme protein. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja sumber asam amino esensial.

Berikut ini ialah nama-nama asam amino esensial yang perlu Anda pahami:

  1. Valin
  2. Lisin
  3. Leusin
  4. Isoleusin
  5. Treonin
  6. Triptofan
  7. Fenilalanin
  8. Metionin
  9. Arginin
  10. Histidin

Masih ada lagi beberapa pembagian macam asam amino, merupakan mirip berdasarkan rantai samping, berdasarkan struktur kimia, dan yang yang lain. Berikut ini adalah pembagian jenis asam amino menurut sudut pandang yg lain.

  1. Berdasarkan rantai samping, macam asam amino ada 4, adalah:
    • Asam amino dengan rantai samping nonpolar
    • Asam amino dengan rantai samping polar tidak bermuatan
    • Asam amino dengan rantai samping yg bersifat asam
    • Asam amino dengan rantai samping yg bersifat basa
  2. Berdasarkan struktur kimia, macam asam amino ada 2, yaitu:
    • Asam amino dengan struktur yg tak bermuatan
    • Asam amino dengan struktur ion pada pH fisiologis

Fungsi Asam Amino

Asam amino selaku senyawa utama di dalam badan tentunya memiliki dua fungsi vital. Anda perlu tahu beberapa fungsi asam amino. Namun, bergotong-royong, fungsi asam amino dipengaruhi oleh jenis asam amino itu sendiri.

Berikut ini yaitu dua fungsi asam amino:

  1. Menyusun protein atau polipeptida di dalam tubuh
  2. Mendukung reaksi metabolisme sel-sel tubuh
  3. Membantu metabolisme karbohidrat dan metabolisme protein
  4. Menyusun dua senyawa utama mirip adrenalin, melanin, histamin, pofirin, hemoglobin, purin, kolin, vitamin, dan lainnya
  5. Membentuk dan meningkatkan massa otot (Glutamin)
  6. Sebagai zat pembangun protein (Lisin)
  7. Memperbaiki kerusakan hati dan menjaga kesehatan saraf (Leusin, Valin, dan Isoleusin)
  8. Meningkatkan kesehatan mental mirip depresi, dan menolong sintesis neurotransmitter (Fenilalanin)
  9. Membantu sintesis sistein dan mengkremasi lemak (Metionin)
  10. Menjaga kesehatan sendi dan menanggulangi radang sendi (Histidin)
  11. Memproduksi limfosit, mengembangkan imunitas tuubh, mempercepat pemulihan kesehatan, dan mengembangkan hormon pertumbuhan (Lisin dan Arginin)
  12. Mengurangi stres, antidepresi, dan detoksifikasi obat (Tirosin)
  13. Menekan harapan konsumsi alkohol berlebih, mempercepat penyembuhan luka di dalam usus, meningkatkan kesehatan mental, dan meredam depresi (Asam Glutamat)
  14. Menangani kelelahan kronis dan memperbesar energi (Asam Aspartat)

Sumber Asam Amino

Sumber asam amino bisa berasal dari hewani atau nabati. Daftar masakan yg mengandung asam amino utama buat Anda ketahui, utamanya sumber asam amino esensial.

Berikut ini adalah sumber asam amino dari hewani:

  • Daging-dagingan: daging ayam, daging sapi, daging domba, daging kalkun, dan lainnya)
  • Makanan bahari: ikan-ikanan, udang, kepiting, dan yg lain
  • Telur
  • Susu hewani
  • Keju
  • Hati ayam

Berikut ini merupakan sumber asam amino dari nabati:

  • Buah: pisang, alpukat, alpukat
  • Sayuran: brokoli
  • Kacang-kacangan: kacang tanah, kacang kedelai, kacang mete, tahu, tempe
  • Biji-bijian: Biji polong, biji wijen
  • Serealia: gandum utuh, beras merah, jagung
  • Bawang-bawangan: bawang bombay dan bawang putih
  • Cabai
  • Rumput bahari
  • Selada
  • Peterseli
  • Fungi
  • Cokelat

1. Sumber asam amino esensial

  • Valin          : Keju, kacang kedelai, jamur, gandum utuh
  • Lisin           : Ikan, biji polong
  • Leusin        : Daging, susu kedelai, kacang kedelai, beras merah
  • Isoleusin    : Daging, ikan, telur, keju, kacang-kacangan
  • Treonin      : Ikan, daging, susu, biji wijen
  • Triptofan    : Daging, telur, keju, susu skim, pisang
  • Fenilalanin : Daging ayam, sapi, telur, ikan
  • Metionin    : Ayam, sapi, ikan, susu, keju, kacang mete, tahu, tempe, jagung
  • Arginin      : Susu, telur, cokelat, biji kacang tanah
  • Histidin     : Ikan dan daging ayam

2. Sumber asam amino nonesensial

  • Alanin              : Susu, telur, ikan, kacang-kacangan, daging
  • Tirosin             : Hati ayam, ikan, daging, keju, pisang, alpukat
  • Sistein             : Brokoli, bawang putih, bawang bombay, cabe
  • Glutamin          : gandum dan kedelai
  • Asparagin         : susu, telur, dan daging

 

 

Sumber: 

  1. Eddy Suprayitno dan Titik Dwi Sulistiyati. 2017. Metabolisme Protein. Malang: UB Press
  2. Damin Sumardjo. 2008. Pengantar Kimia Buku Pedoman Kuliah Mahasiswa Kedokteran. Jakarta: EGC
  3. Denise R. Lippincott’s Illustrated Reviews Biokimia Edikis ke-6, Jilid Satu. Alih bahasa: Winarsi Rudiharso, dkk. Tangerang Selatan: Binarupa Aksara
  4. IPB: Tinjauan Pustaka (Asam Amino). https://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/59251/6/BAB%20II%20Tinjauan%20Pustaka.pdf [diakses pada 9 April 2019]
  5. UNY: Asam Amino dan Protein. http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/Protein-kuliah%20ko2.pdf [diakses pada 9 April 2019]
  6. Unila: Tinjauan Pustaka (Asam Amino). http://digilib.unila.ac.id/12561/3/BAB%20II.%20TINJAUAN%20PUSTAKA.pdf [diakses pada 9 April 2019]
  7. Bukit Aprilliawan. 2017. Asam Amino Esensial dan Non Esensial. Kendari: Universitas Haluoleo. https://www.academia.edu/32445616/Asam_amino_esensial_dan_non_esensial  [diakses pada 9 April 2019]


Selain selaku media isu kesehatan, kalian juga berbagi postingan terkait bisnis.

Posting Komentar
Tutup Iklan
Floating Ad Space